Pengertian Akuntansi (Accounting)

Pengertian Akuntansi (Accounting) Menurut Para Ahli dan Daftar Pustaka - Akuntansi adalah proses identifikasi, pencatatan, pengukuran, pengklasifikasian, pengikhtisaran transaksi dan kejadian keuangan, penyajian laporan, serta penginterpretasian atas hasilnya. Pengertian tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintahan Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 Tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.

Pengertian Akuntansi (Accounting) Menurut Para Ahli Beserta Daftar Pustaka

Pengertian akuntansi secara umum adalah suatu aktivitas jasa yang berfungsi menyediakan informasi kwantitatif tentang kondisi keuangan dan hasil operasi perusahaan yang diharapkan bermanfaat dalam mengambil keputusan ekonomis. Pengertian ini menekankan pada peranan akuntansi, yaitu untuk memberikan informasi bagi kepentingan para pemakai daftar keuangan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Pengertian akuntansi tersebut merupakan akuntansi oleh Financial Accounting Standard Board (FASB). American Institite of Certified Public Accountants (AICPA) melalui Committee on Terminology (1941) yang diterjemahkan oleh Hadibroto mendefinisikan akuntansi adalah suatu keahlian untuk mencatat, mengklasifikasikan dan mengikhtisarkan dengan cara yang tepat dan dinyatakan dengan uang, transaksi dan kejadian yang sebagian sekurang-kurangnya bersifat keuangan dan menginterprestasikan hasil yang diperoleh (Hutagaol, 2012).

Berikut inilah beberapa arti, definisi dan pengertian akuntansi menurut para ahli
  1. Menurut Sumarso SR bahwa Akuntansi adalah suatu disiplin yang menyediakan informasi penting sehingga memungkinkan adanya pelaksanaan dan penilaian jalannya perusahaan secara efisien. Atau Akuntansi didefinisikan sebagai proses mengidentifikasikan, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut (Sumarso SR,LPFEUI,1986,P:24 dalam Adam, 2015).
  2. Akuntansi (accounting) adalah suatu sistem informasi yang mengidentifikasikan, mencatat, dan mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa ekonomi dari suatu organisasi kepada para pengguna yang berkepentingan (Weygandt dkk, 2007:4 dalam Mardjani dkk, 2015).
  3. Akuntansi adalah menyangkut angka-angka yang akan dijadikan dasar dalam proses pengambilan keputusan, angka itu menyangkut uang atau nilai moneter yang menggambarkan catatan dari transaksi perusahaan (Harahap, 2011;5 dalam Mangerongkonda, 2014).
  4. Akuntansi adalah sebuah aktivitas jasa dimana fungsinya adalah memberikan informasi kuantitatif, terutama informasi menggenai posisi keuanagan dan hasil kinerja perusahaan, yang dimaksudkan akan menjadi berguna dalam keputusan ekonomi (dalam membuat pilihan diantara berbagai alternatif yang ada) (Hery, 2009:1 dalam Mangerongkonda, 2014).
  5. Akuntansi dapat diartikan sebagai sistem informasi yang menyediakan laporan untuk para pemangku kepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan. Akuntansi dapat memberikan informasi untuk digunakan oleh manajer dalam menjalankan operasi perusahaan. Akuntansi juga memberikan informasi untuk pihak-pihak lain yang berkepentingan dalam menilai kinerja dan kondisi ekonomi perusahaan (Reeve, dkk 2013:9 dalam Tebae dkk, 2016).
  6. Akuntansi adalah sistem akuntansi yang mengukur aktivitas bisnis, memproses data menjadi laporan,dan mengkomunikasikan hasilnya kepada para pengambil keputusan. Produk utama dari akuntansi adalah serangkaian dokumen yang disebut laporan keuangan. Laporan keuangan melaporkan tentang suatu bisnis dalam istilah moneter. Akuntansi sering disebut sebagai “bahasa bisnis”, atau akan lebih tepat jika disebut “bahasa pengambilan keputusan”. Semakin kita kuasai bahasa ini, akan semakin baik pula kita menangani berbagai aspek keuangan dalam kehidupan ini. (Tebae dkk, 2016)
  7. Akuntansi merupakan suatu proses pencatatan maupun pengklasifikasian yang berhubungan dengan keuangan, sehingga dapat digunakan oleh para pengguna yang berkepentingan untuk pengambilan keputusan maupun tujuan lainnya (Mardjani dkk, 2015)

Sementara itu beberapa definisi akuntansi lain yang dikutip Astarani & Noviyanti (2013) dari Sinaga (2004) adalah sebagai berikut:
Akuntansi dapat diartikan sebagai bahasa bisnis untuk mengkomunikasikan aktivitas keuangan yang dilakukan oleh manajemen kepada pihak pihak di luar organisasi. Fess dan Warren (1990;7) menyatakan akuntansi adalah proses mengidentifikasi, mengukur, dan mengkomunikasikan informasi ekonomi yang memungkinkan pengambilan keputusan oleh pengguna. Proses disini mengandung pengertian rangkaian kegiatan yang harus dilakukan. Sistem akuntansi tidak dapat dilepaskan dari definisi akuntansi sebagai alat komunikasi bisnis. Selanjutnya Fess dan Warren (1990: Glossary-1) menyatakan sistem akuntansi adalah sistem yang dapat menyajikan informasi untuk digunakan dalam hubungan bisnis dan pelaporan kepada pemilik, kreditor, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan. Boockholdt (1991:5) menyatakan system yang bertujuan untuk mencatat, memproses dan melaporkan transaksi yang lalu sesuai dengan GAAP disebut sistem informasi akuntansi keuangan (financial accounting information system). Selanjutnya dikemukakan Boockholdt (1991:5) Financial accounting information system merupakan bagian dari managerial accounting information system. Managerial accounting information system menghasilkan laporan untuk memenuhi kebutuhan pihak intern dan ekstern organisasi. Untuk tujuan pelaporan ekstern digunakan metode akuntansi sesuai dengan GAAP sedangkan untuk tujuan pelaporan intern digunakan metode yang diinginkan manajemen.Sistem akuntansi keuangan, atau disebut juga dengan sistem informasi akuntansi keuangan, diperlukan untuk menghasilkan informaasi kepada pihak luar sesuai dengan PABU/GAAP.

Demikianlah pengertian akuntansi yang dapat saya berikan atau informasikan kepada anda semua, kalau ada kurang dan salahnya saya ucapkan mohon maaf. Sekian dan terima kasih.

DAFTAR PUSTAKA:
  • Adam, Hendry. 2015. Accounting Principle Melalui Pendekatan Sistem Informasi Revisi 4. Fakultas Ilmu Komputer Dan Sistem Informasi UNIVERSITAS KEBANGSAAN
  • Astarani, Juanda & Noviyanti. 2013. Kajian Teoritis Perlakuan Akuntansi Untuk Agio dan Disagio Saham. Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura Vo2. 1, No. 2, Desember 2013 Hal. 105-136
  • HUTAGAOL, RENALDO MARTIN NOVIANTO. 2012. PENERAPAN AKUNTANSI PADA USAHA KECIL MENENGAH. JURNAL ILMIAH MAHASISWA AKUNTANSI – VOL. 1, NO. 2, MARET 2012. Fakultas Bisnis Jurusan Akuntansi Unika Widya Mandala
  • Mangerongkonda, Merlyn Anglia. Inggriani Elim & Sherly Pinatik. 2014. PERLAKUAN AKUNTANSI TERHADAP SISA BAHAN DALAM MENENTUKAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA CV. MALOSO JAYA TOMOHON. Jurnal EMBA Vol.2 No.3 September 2014, Hal. 245-253
  • Mardjani, Ajeng Citralarasati. Lintje Kalangi & Robert Lambey. 2015. PERHITUNGAN PENYUSUTAN ASET TETAP MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERATURAN PERPAJAKAN PENGARUHNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PADA PT. HUTAMA KARYA MANADO. Jurnal EMBA Vol.3 No.1 Maret 2015, Hal. 1024-1033
  • Tebae, Irene Amelia. Herman Karamoy & Treesje Runtu. 2016. PERLAKUAN AKUNTANSI TERHADAP SISA BAHAN PADA PT. MULTI NABATI SULAWESI. Jurnal EMBA Vol.4 No.1 Maret 2016, Hal. 1431-1441

Komentar