Sabtu, 09 Desember 2017

Pengertian Produktivitas (Produktivity)

Pengertian Produktivitas (Produktivity) Menurut Para Ahli dan Daftar Pustaka - Produktivitas (Produktivity) adalah hasil perbandingan antara output yang telah dihasilkan dengan input yang telah digunakan yang dipengaruhi beberapa faktor saat berlangsungnya proses.
Pengertian Produktivitas (Produktivity) Menurut Para Ahli Beserta Daftar Pustaka
Di dalam ilmu ekonomi, produktivitas merupakan rasio antara hasil kegiatan (output) segala pengorbanan (biaya) untuk mewujudkan hasil tersebut (input). Pada umumnya rasio ini berupa suatu bilangan rata-rata yang mengungkapkan hasil bagi antara total angka keluaran dan total angka masukan dari beberapa kategori barang/jasa (seperti biaya tenaga kerja dan bahan baku). Secara teoritis produktivitas merupakan istilah dalam kegiatan produksi sebagai perbandingan antara keluaran (output) dengan masukan (input). Siklus produktivitas merupakan salah satu konsep yang membahas upaya peningkatan produktivitas terus-menerus (Suprapto dkk).

Berikut ini adalah beberapa pengertian produktivitas menurut para ahli:
  • Menurut (Ravianto, 1986) produktivitas adalah sebuah konsep yang menggambarkan hubungan antara hasil (jumlah barang dan jasa) dengan sumber (jumlah tenaga kerja, modal, tanah, energi dan sebagainya) guna menghasilkan hasil tersebut.
  • Malayu S.P Hasibuan (2003) dalam Hidayat & Hasanah (2016) mengemukakan bahwa Produktivitas adalah Perbandingan antara output (Hasil) dengan input (masukan). Jika produktivitas naik ini hanya dimungkinkan oleh adanya peningkatan efisiensi (waktu,bahan,tenaga) dan sistem kerja, teknik produksi dan adanya peningkatan keterampilan dari tenaga kerjanya.
  • Sinungan (2003), menyatakan bahwa produktivitas adalah suatu pendekatan interdisipliner untuk menentukan tujuan yang efektif, pembuatan rencana, aplikasi penggunaan cara yang produktifitas untuk menggunakan sumber-sumber secara efisien, dan tetap menjaga adanya kualitas yang tinggi.
  • Sutrisno (2009), produktivitas secara umum diartikan sebagai hubungan antara keluaran (barang–barang atau jasa) dengan masukan (tenaga kerja, bahan, dan uang). Masukan sering dibatasi dengan tenaga kerja, sedangkan kuluaran diukur dalam kesatuan fisik,bentuk dan nilai.
  • Menurut Nasution (2002:203) dalam Mahambeng (2015), produktivitas merupakan rasio antara hasil kegiatan (output) dan segala pengorbanan (biaya) untuk mewujudkan hasil (input). Dimana peningkatan produktivitas akan meningkatkan pendapatan karyawan yang akan menambah daya beli masyarakat.
  • Menurut Render, Heizer (2002:14) dalam Mahambeng (2015), produktivitas adalah perbandingan yang naik antara jumlah sumber daya yang dipakai (input) dengan jumlah barang dan jasa yang dihasilkan.
  • Mahambeng (2015), produktivitas merupakan konsep rasio, yaitu rasio keluaran (output) terhadap masukan (input) yang lebih besar. Dengan demikian, pruduktivitas dapat dibuat menjadi lebih besar melalui peningkatan salah satu output pada tingkat input yang konstan, mengurangi pengunaan input, atau kombinasi keduanya. Input bisa mencakup biaya produksi (production cost) dan biaya peralatan (equipment cost). Sedangkan output bisa terdiri dari penjualan (sales), earnings (pendapatan), dan market share.
  • Sinaungan (2003:17) dalam Yulvina (2012) mengemukakan bahwa: “Produktivitas adalah suatu konsep yang bersifat universal yang bertujuan untuk mengggunakan sumber-sumber riil yang semakin sedikit. Produktivitas adalah suatu pendekatan interdisipliner untuk menentukan tujuan yang efektif, peningkatan hasil kerja, aplikasi penggunaan cara yang produktif untuk menggunakan sumber-sumber secara efisien, guna diperoleh kualitas hasil kerja yang tinggi. Produktivitas mengikutsertakan pendayagunaan secara terpadu sumber daya manusia dan keterampilan, disiplin dan motivasi yang tinggi, manajemen, informasi, energi dan sumber-sumber lain menuju kepada pengembangan dan peningkatan standar hidup untuk seluruh masyarakat, melalui konsep produktivitas semesta/total”.

Definisi dasar dalam memahami pengertian produktivitas yang dirumuskan oleh Pusat Produktivitas Nasional Indonesia yang ditulis dalam mimbar IKIP Bandung (1995) dalam Yulvina (2012) yaitu:
  1. Produktivitas pada dasarnya adalah suatu sikap mental yang selalu mempunyai pandangan bahwa mutu kehidupan hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini.
  2. Secara umum produktivitas, mengandung pengertian perbandingan antara hasil yang dicapai dengan keseluruhan sumber daya yang dipergunakan
  3. Produksi dan produktivitas merupakan dua pengertian yang berbeda. Peningkatan produksi menunjukan pertambahan jumlah hasil yang dicapai, sedangkan peningkatan produktivitas mengandung pengertian pertambahanhasil dan perbaikan cara-cara pencapaian produksi tersebut. Peningkatan produksi tidak selalu disebabkan oleh peningkatan produktivitas, karena produksi dapat walaupun produktivitas tetap atau menurun.
  4. Peningkatan produktivitas dapat dilihat dari tiga bentuk: 1. Jumlah produksi meningkat dengan menggunakan sumber daya yang sama 2. Jumlah produksi yang sama atau meningkat dicapai dengan menggunakan sumber daya yang kurang 3. Jumlah produksi yang jauh lebih besar diperoleh dengan pertambahan sumber daya yang relative kecil.
  5. Sumber daya manusia memegang peranan utama dalam proses peningkatan produktivitas, karena alat produksi dan teknologi pada hakekatnya merupakan hasil karya manusia
  6. Produktivitas tenaga kerja mengandung pengertian perbandingan antara hasil yang dicapai dengan peran serta tenaga persatuan waktu
  7. Produktivitas tenaga kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berhubungan dengan tenaga kerja itu sendiri maupun faktor-faktor lainnya, seperti: 1. Pendidikan, 2. Keterampilan, 3. Disiplin, 4. Sikap dan etika kerjasama, 5. Motivasi, 6. Gizi dan kesehatan, 7. Tingkat hasil kerja, 8. Jaminan social, 9. Lingkungan dan iklim kerja, 10. Kualitas hasil kerja, 11. Teknologi, 12. Sarana produksi, 13. Manajemen, 14. Kesempatan berprestasi.


DAFTAR PUSTAKA:
  • Ravianto, J., 1986, Produktivitas dan Pengukuran, hal.2, Cetakan I, Lembaga Sarana Informasi Usaha dan Produktivitas, Jakarta.
  • Hidayat, Rahmat & Uliya Hasanah. 2016. Hubungan Komunikasi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Vol. 4, No. 1, July 2016, 15-20.
  • Sinungan, Muchdarsyah. 2003. Produktivitas. Jakarta: Bumi Aksara.
  • Sutrisno, Edy. 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Pertama. Cetakan Kedua. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.
  • Suprapto. H, Eddy Soegiarto K & Adi Suroso._____. PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN DI PT. KALTIM PRIMA COAL SANGATTA. Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
  • Mahambeng, Melky Zefanya. 2015. Pengaruh Karakteristik Individu Terhadap Produktivitas Karyawan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Cabang Lampung Tengah. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lampung.
  • Yulvina, Nissa. 2012. Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Produktivitas Kerja Perangkat Desa ( Studi Pada Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran ) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lampung.

Demikianlah beberapa Pengertian Produktivitas (Produktivity) Menurut Para Ahli Beserta Daftar Pustaka yang dapat saya informasikan, semoga membantu. Sekian dan Terimakasih atas kunjungannya.
Read more

Jumat, 08 Desember 2017

Pengertian Manajemen (Management)

Pengertian Manajemen (Management) Menurut Para Ahli dan Daftar PustakaPengertian manajemen secara umum adalah seni dalam memperoleh tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Manajemen itu sendiri berasal dari kata “to manage” yang berarti mengatur, mengurus atau mengelola. Banyak definisi yang telah diberikan oleh para ahli terhadap istilah manajemen. Namun dari sekian banyak definisi tersebut, ada satu yang kiranya dapat dijadikan pegangan dalam memahami manajemen tersebut, yaitu Manajemen dalah suatu proses yang terdiri dari rangkaian kegiatan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian atau pengawasan yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya (Arif & Zulkarnain, 2008).
Pengertian Manajemen (Management) Menurut Para Ahli Beserta Daftar Pustaka
Sementara itu, beberapa pengertian manajemen menurut para ahli adalah sebagai berikut:
1. Wilson (2015)
Menyatakan manajemen adalah rangkaian aktivitas-aktivitas yang dikerjakan oleh anggota-anggota organisasi untuk mencapai tujuannya (Ibrahim, 2016).
2. Koontz (2015)
Menyatakan bahwa manajemen adalah seni yang paling produktif selalu didasarkan pada pemahaman terhadap ilmu mendasarinya. Namun ruang lingkup manajemen tidak terbatas hanya pada leader. Karena kepemimpinan hanyalah bagian dari manajemen. Sebagaimana yang telah disebutkan bahwa manajemen itu adalah seni dalam mengelola. Sebuah seni tentunya tidak hanya menggunakan satu metode semata. Metode yang digunakan haruslah banyak untuk kemudian menjadikannya sebagai seni yang bernilai tinggi. Begitu pula dengan manajemen. Untuk menata sebuah sistem harus memiliki manajemen yang baik dan hadal agar sistem tersebut bisa berjalan sebagaimana mestinya (Ibrahim, 2016)..
3. Terry (2015)
Menyatakan bahwa manajemen merupakan proses yang khas yang terdiri dari tindakan-tindakan : perencanaan, pengorganisasian, menggerakan dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia serta sumber-sumber lain. Pengertian dari manajemen sering kali berbeda penjelasan dan mempunyai sudut pandang yang berbeda dari para ahli. Namun dalam hal visi dan tujuannya, kesemua pengertian tersebut akan selalu mengerucut kepada satu hal, yaitu pengambilan keputusan. Di dalam kesaharian kita sering kali mendengar tentang manajemen, sejatinya bermakna seni dalam mengelola dan mengatur. Seni tersebut menjadi krusial dalam rangka menjaga kestabilan sebuah entitas bisnis atau perusahaan dan organisasi (Ibrahim, 2016)..
4. Horold Koontz dan Cyril O’donnel
Manajemen adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain (Arif & Zulkarnain, 2008).
5. James A.F. Stoner
Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan (Arif & Zulkarnain, 2008).
6. Lawrence A. Appley
Manajemen adalah seni pencapaian tujuan yang dilakukan melalui usaha orang lain (Arif & Zulkarnain, 2008).
7. Drs. Oey Liang Lee
Manajemen adalah seni pencapaian dan ilmu perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Arif & Zulkarnain, 2008).
8. Christiawan (2002)
Manajemen adalah pihak yang mengelola serta mengendalikan perusahaan. Manajemen dipercaya dan diberi wewenang untuk mengelola sumber daya yang diinvestasikan ke dalam perusahaan oleh pemilik. Manajemen bertugas menjalankan kegiatan bisnis perusahaan. Konsekuensi dari hal ini adalah pihak manajemen harus mempertanggungjawabkan pelaksanaan wewenang tersebut secara periodik kepada pemilik. Pertanggungjawaban periodik ini umumnya menggunakan media laporan keuangan. Untuk itu manajemen harus merancang dan mengimplementasikan suatu sistem akuntansi yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan secara periodik yang akurat dan dapat diandalkan.

Sedangkan toeri manajemen klasik menurut Henry Fayol (1841-1925) dalam Priyono (2007) adalah seorang industriawan Perancis yang kemudian terkenal sebagai bapak manajemen operasional me-ngembangkan manajemen sebagaimana yang dikemukakannya dalam bukunya yang terkenal yang berjudul Administration Indus-trielle et generale. Fayol berpendapat bahwa dalam perusahaan industri kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan manajemen dapat dibagi ke dalam beberapa kelompok tugas, yaitu:
Technical. Merupakan kegiatan memproduksi dan membuat produk. Kegiatannya meliputi merencanakan dan meng-organisir produk.
Commercial. Meliputi kegiatan membeli bahan-bahan yang dibutuhkan dan menjual barang (hasil produksi).
Finacial. Kegiatan pembelanjaan, yakni meliputi kegiatan mencari modal dan bagaimana menggunakan modal tersebut.
Security. Yaitu kegiatan yang dilakukan untuk menjaga keamanan (keselamatan kerja dan harta benda yang dimilki perusahaan).
Akuntansi. Meliputi kegiatan yang terdiri dari mencatat, menghitung, mengkalkulasi biaya yang dilaksanakan, menghitung dan menentukan keuntungan yang diperoleh, menge tahui hutang-hutang yang menjadi kewajiban perusahaan me nyajikan neraca, laporan rugi laba, dan mengumpulkan data data dalam bentuk statistik.
Tugas manajerial. Melaksanakan fungsi-fungsi yang ada dalam manajemen

Demikianlah pengertian manajemen (management) yang dapat saya informasikan kepada kalian semua. Sekian dan terima kasih.

Daftar Pustaka
  • Ibrahim, Akhmadrandy. 2016. ANALISIS IMPLEMENTASI MANAJEMEN KUALITAS DARI KINERJA OPERASIONAL PADA INDUSTRI EKSTRAKTIF DI SULAWESI UTARA (Studi Komparasi Pada Pertanian, Perikanan, dan Peternakan). Jurnal EMBA Vol.4 No.2 Juni 2016, Hal. 859-869
  • Priyono. 2007. Pengantar Manajemen. Zifatama Publisher: Sidoarjo. Halaman 10-11
  • Arif, Saiful Nur & Iskandar Zulkarnain. 2008. Dasar-Dasar Manajemen dan Teknologi Informasi. Jurnal Saintikom Vol. 5, No. 2 Agustus 2008, Halaman 236-247
  • Christiawan, Yulius Jogi. 2002. KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI AKUNTAN PUBLIK: REFLEKSI HASIL PENELITIAN EMPIRIS. Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol. 4, No. 2, Nopember 2002: 79 – 92. Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
Read more

Minggu, 03 Desember 2017

Pengertian Akuntansi (Accounting)

Pengertian Akuntansi (Accounting) Menurut Para Ahli dan Daftar Pustaka - Akuntansi adalah proses identifikasi, pencatatan, pengukuran, pengklasifikasian, pengikhtisaran transaksi dan kejadian keuangan, penyajian laporan, serta penginterpretasian atas hasilnya. Pengertian tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintahan Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 Tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.

Pengertian Akuntansi (Accounting) Menurut Para Ahli Beserta Daftar Pustaka

Pengertian akuntansi secara umum adalah suatu aktivitas jasa yang berfungsi menyediakan informasi kwantitatif tentang kondisi keuangan dan hasil operasi perusahaan yang diharapkan bermanfaat dalam mengambil keputusan ekonomis. Pengertian ini menekankan pada peranan akuntansi, yaitu untuk memberikan informasi bagi kepentingan para pemakai daftar keuangan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Pengertian akuntansi tersebut merupakan akuntansi oleh Financial Accounting Standard Board (FASB). American Institite of Certified Public Accountants (AICPA) melalui Committee on Terminology (1941) yang diterjemahkan oleh Hadibroto mendefinisikan akuntansi adalah suatu keahlian untuk mencatat, mengklasifikasikan dan mengikhtisarkan dengan cara yang tepat dan dinyatakan dengan uang, transaksi dan kejadian yang sebagian sekurang-kurangnya bersifat keuangan dan menginterprestasikan hasil yang diperoleh (Hutagaol, 2012).

Berikut inilah beberapa arti, definisi dan pengertian akuntansi menurut para ahli
  1. Menurut Sumarso SR bahwa Akuntansi adalah suatu disiplin yang menyediakan informasi penting sehingga memungkinkan adanya pelaksanaan dan penilaian jalannya perusahaan secara efisien. Atau Akuntansi didefinisikan sebagai proses mengidentifikasikan, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut (Sumarso SR,LPFEUI,1986,P:24 dalam Adam, 2015).
  2. Akuntansi (accounting) adalah suatu sistem informasi yang mengidentifikasikan, mencatat, dan mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa ekonomi dari suatu organisasi kepada para pengguna yang berkepentingan (Weygandt dkk, 2007:4 dalam Mardjani dkk, 2015).
  3. Akuntansi adalah menyangkut angka-angka yang akan dijadikan dasar dalam proses pengambilan keputusan, angka itu menyangkut uang atau nilai moneter yang menggambarkan catatan dari transaksi perusahaan (Harahap, 2011;5 dalam Mangerongkonda, 2014).
  4. Akuntansi adalah sebuah aktivitas jasa dimana fungsinya adalah memberikan informasi kuantitatif, terutama informasi menggenai posisi keuanagan dan hasil kinerja perusahaan, yang dimaksudkan akan menjadi berguna dalam keputusan ekonomi (dalam membuat pilihan diantara berbagai alternatif yang ada) (Hery, 2009:1 dalam Mangerongkonda, 2014).
  5. Akuntansi dapat diartikan sebagai sistem informasi yang menyediakan laporan untuk para pemangku kepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan. Akuntansi dapat memberikan informasi untuk digunakan oleh manajer dalam menjalankan operasi perusahaan. Akuntansi juga memberikan informasi untuk pihak-pihak lain yang berkepentingan dalam menilai kinerja dan kondisi ekonomi perusahaan (Reeve, dkk 2013:9 dalam Tebae dkk, 2016).
  6. Akuntansi adalah sistem akuntansi yang mengukur aktivitas bisnis, memproses data menjadi laporan,dan mengkomunikasikan hasilnya kepada para pengambil keputusan. Produk utama dari akuntansi adalah serangkaian dokumen yang disebut laporan keuangan. Laporan keuangan melaporkan tentang suatu bisnis dalam istilah moneter. Akuntansi sering disebut sebagai “bahasa bisnis”, atau akan lebih tepat jika disebut “bahasa pengambilan keputusan”. Semakin kita kuasai bahasa ini, akan semakin baik pula kita menangani berbagai aspek keuangan dalam kehidupan ini. (Tebae dkk, 2016)
  7. Akuntansi merupakan suatu proses pencatatan maupun pengklasifikasian yang berhubungan dengan keuangan, sehingga dapat digunakan oleh para pengguna yang berkepentingan untuk pengambilan keputusan maupun tujuan lainnya (Mardjani dkk, 2015)

Sementara itu beberapa definisi akuntansi lain yang dikutip Astarani & Noviyanti (2013) dari Sinaga (2004) adalah sebagai berikut:
Akuntansi dapat diartikan sebagai bahasa bisnis untuk mengkomunikasikan aktivitas keuangan yang dilakukan oleh manajemen kepada pihak pihak di luar organisasi. Fess dan Warren (1990;7) menyatakan akuntansi adalah proses mengidentifikasi, mengukur, dan mengkomunikasikan informasi ekonomi yang memungkinkan pengambilan keputusan oleh pengguna. Proses disini mengandung pengertian rangkaian kegiatan yang harus dilakukan. Sistem akuntansi tidak dapat dilepaskan dari definisi akuntansi sebagai alat komunikasi bisnis. Selanjutnya Fess dan Warren (1990: Glossary-1) menyatakan sistem akuntansi adalah sistem yang dapat menyajikan informasi untuk digunakan dalam hubungan bisnis dan pelaporan kepada pemilik, kreditor, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan. Boockholdt (1991:5) menyatakan system yang bertujuan untuk mencatat, memproses dan melaporkan transaksi yang lalu sesuai dengan GAAP disebut sistem informasi akuntansi keuangan (financial accounting information system). Selanjutnya dikemukakan Boockholdt (1991:5) Financial accounting information system merupakan bagian dari managerial accounting information system. Managerial accounting information system menghasilkan laporan untuk memenuhi kebutuhan pihak intern dan ekstern organisasi. Untuk tujuan pelaporan ekstern digunakan metode akuntansi sesuai dengan GAAP sedangkan untuk tujuan pelaporan intern digunakan metode yang diinginkan manajemen.Sistem akuntansi keuangan, atau disebut juga dengan sistem informasi akuntansi keuangan, diperlukan untuk menghasilkan informaasi kepada pihak luar sesuai dengan PABU/GAAP.

Demikianlah pengertian akuntansi yang dapat saya berikan atau informasikan kepada anda semua, kalau ada kurang dan salahnya saya ucapkan mohon maaf. Sekian dan terima kasih.

DAFTAR PUSTAKA:
  • Adam, Hendry. 2015. Accounting Principle Melalui Pendekatan Sistem Informasi Revisi 4. Fakultas Ilmu Komputer Dan Sistem Informasi UNIVERSITAS KEBANGSAAN
  • Astarani, Juanda & Noviyanti. 2013. Kajian Teoritis Perlakuan Akuntansi Untuk Agio dan Disagio Saham. Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura Vo2. 1, No. 2, Desember 2013 Hal. 105-136
  • HUTAGAOL, RENALDO MARTIN NOVIANTO. 2012. PENERAPAN AKUNTANSI PADA USAHA KECIL MENENGAH. JURNAL ILMIAH MAHASISWA AKUNTANSI – VOL. 1, NO. 2, MARET 2012. Fakultas Bisnis Jurusan Akuntansi Unika Widya Mandala
  • Mangerongkonda, Merlyn Anglia. Inggriani Elim & Sherly Pinatik. 2014. PERLAKUAN AKUNTANSI TERHADAP SISA BAHAN DALAM MENENTUKAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA CV. MALOSO JAYA TOMOHON. Jurnal EMBA Vol.2 No.3 September 2014, Hal. 245-253
  • Mardjani, Ajeng Citralarasati. Lintje Kalangi & Robert Lambey. 2015. PERHITUNGAN PENYUSUTAN ASET TETAP MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERATURAN PERPAJAKAN PENGARUHNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PADA PT. HUTAMA KARYA MANADO. Jurnal EMBA Vol.3 No.1 Maret 2015, Hal. 1024-1033
  • Tebae, Irene Amelia. Herman Karamoy & Treesje Runtu. 2016. PERLAKUAN AKUNTANSI TERHADAP SISA BAHAN PADA PT. MULTI NABATI SULAWESI. Jurnal EMBA Vol.4 No.1 Maret 2016, Hal. 1431-1441
Read more